Cara Setting PPPoE Client Mikrotik (Lengkap & Mudah)

PPPoE Client pada Mikrotik digunakan untuk menghubungkan router ke internet melalui ISP yang menggunakan username dan password, seperti IndiHome.

Berikut panduan lengkap cara setting PPPoE Client Mikrotik untuk pemula.

Apa Itu PPPoE?

PPPoE (Point to Point Protocol over Ethernet) adalah metode koneksi internet yang menggunakan autentikasi username dan password dari ISP.

Persiapan Sebelum Setting

Langkah 1: Hubungkan Mikrotik ke Modem

Gunakan kabel LAN dari modem ke interface WAN Mikrotik (biasanya ether1).

Langkah 2: Membuat PPPoE Client

  1. Masuk ke Winbox
  2. Pilih menu PPP → Interfaces
  3. Klik tombol +
  4. Pilih PPPoE Client

Langkah 3: Konfigurasi PPPoE

Klik Apply & OK.

Langkah 4: Cek Status Koneksi

Jika berhasil:

Langkah 5: Tambahkan NAT

Agar internet bisa digunakan:

  1. Masuk ke IP → Firewall → NAT
  2. Klik +
  3. Chain: srcnat
  4. Out Interface: PPPoE
  5. Action: masquerade

Script PPPoE Mikrotik

Berikut script siap pakai:

/interface pppoe-client add name=pppoe-out1 interface=ether1 user=USERNAME password=PASSWORD add-default-route=yes use-peer-dns=yes disabled=no
/ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=pppoe-out1 action=masquerade

Masalah yang Sering Terjadi

Tips Penting

FAQ (Pertanyaan Umum)

Apa bedanya DHCP dan PPPoE?

DHCP otomatis, PPPoE perlu login username dan password.

Kenapa PPPoE disconnect terus?

Bisa karena jaringan ISP atau konfigurasi salah.

Apakah semua ISP pakai PPPoE?

Tidak, hanya ISP tertentu seperti IndiHome.

Kesimpulan

Setting PPPoE Client Mikrotik cukup mudah jika data ISP sudah tersedia. Dengan konfigurasi yang benar, koneksi internet akan berjalan stabil.